Musicool mudah terbakar?

479115_20140505121153Syarat Terjadinya flame adalah apabila ada unsur Oksigen, Sumber Api/Sumber Panas, maupun bahan yang bisa terbakar (bahan-bakar) yang muncul secara bersama-sama. Jika ketiga unsur ini hadir sesuai kriterianya, maka dapat dipastikan terjadi flame, hal ini berlaku untuk setiap kejadian kebakaran.479115_20140505122433Setiap Bahan Bakar/Bahan yang bisa terbakar, memiliki Lower Flammability Limit (LFL) dan memiliki Upper Flammability Limit (UFL). LFL merupakan limit minimal untuk terjadinya kebakaran/flame, artinya kalau bahan bakar (dalam bentuk gas/uap) tidak memenuhi limit minimal ini, maka flame tidak akan terjadi. Sedangkan UFL adalah batas maksimal terjadinya flame, artinya kalau jumlah bahan bakar yang ada (dalam bentuk gas/uap) melebihi limit yang ditentukan, maka flame tidak akan terjadi (too rich fuel, lack oxigen). Gambar ini merupakan gambar LFL dan UFL Hidrokarbon (MC22/r290) yaitu 2% atau 40Gram per M3 (LFL) dan 10% atau 200Gram per M3Maka agar dapat terjadi kebakaran kalau syarat-syarat ini terpenuhi  Maka dapat dikatakan jangan takut untuk menggunakan Hidrocarbon sebagai refrigerant/freon pengganti, selama dilakukan handling dengan tepat maka tidak akan terjadi kebakaran/flame.sebagai contoh: Pengguna motor setiap hari duduk diatas bahan yang mudah terbakar (bensin); DI rumah, paling tidak terdapat tabung gas elpiji 3 atau 12kg dan digunakan untuk memasak. pertanyaanya, apakah aman?? ya selama dilakukan pekerjaan sesuai prosedur, demikian juga dengan proses retrofit R22 menggunakan MC22.Jika anda berminat mengkonversi/meretrofit AC anda agar lebih hemat energi, dapat menghubungi kami08129779158, 081617154595kami memberikan jaminan bahwa temperatur indoor paling tidak sama antara sebelum dan sesudah retrofit. [kami melakukan pengukuran dengan membandingkan suhu udara yang masuk ke evaporator dengan suhu udara keluaran sebelum di retrofit dengan sesudah di retrofit].